Wednesday, 29 April 2015

Kisah Sautam & Sautih

Salam jumpa kembali Sobat Blogger...
Kali ini saya akan menceritakan kisah hikmah 2 buah pisau. Pisau yang pertama berwarna hitam, bergagang kayu, dengan tampilan ornamen yang sangat sederhana, pemilik pisau memberinya nama Sautam. Sedangkan pisau yang satunya lagi berwarna putih kemilau, bergagang logam yang dihiasi dengan ornamen yang indah, pemilik pisau memberinya nama Sautih. Pemilik pisau menempatkan keduanya di lemari kaca di dalam rumahnya.
.
Suatu ketika pemilik pisau membeli ayam dan ikan dari pasar. Diletakanya ayam dan ikan itu dalam suatu wadah untuk dipotong-potong. Lalu ia menghampiri lemari kaca bermaksud akan mengambil pisau. Dari dalam lemari Sautam dan Sautih sudah mengira dirinya akan digunakan untuk memotong ayam dan ikan tersebut. Melihat hal itu Sautih yang merasa dirinya lebih indah dan lebih sempurna menganggap bahwa pekerjaan itu bukan bagianya karena kotor dan menjijikan. Perlahan-lahan Sautih bergeser dari tempatnya dan bersembunyi agar tidak terlihat. Sedangkan si Sautam tetep di tempatnya karena menyadari akan tugasnya. Pemilik Pisau menghampiri lemari kaca dan didapatinya hanya Sautam yang ada, maka ia mengambilnya, mengasahnya terlebih dahulu baru kemudian menggunakanya.
Begitu pula selesai digunakan si Sautam dicuci, dibersihkan dan diminyaki agar tidak berkarat dan diletakan kembali ke lemari kaca.
.
Di waktu lain si Pemilik Pisau berniat akan menguliti kulit kambing untuk selamatan di rumahnya. Sautam dan Sautih sudah mengetahui hal itu, dan lagi-lagi si Sautih bersembunyi agar tidak terlihat karena menganggap menguliti kambing adalah tugas yang kotor dan menjijikan. Pemilik Pisau menghampiri lemari kaca dan di dapati hanya Sautam yang ada di situ, lalu ia mengambil dan menggunakanya. Tetapi sebelumnya ia mengasah Sautam terlebih dahulu, begitu pula selesainya Sautam di cuci, dibersihkan, diminyaki dan diletakan kembali ke dalam lemari kaca. Begitu pula waktu Pemilik Pisau hendak menebang pohon, si Sautih menganggap pekerjaan itu terlalu kasar dan tidak cocok untuk dirinya, sehingga ia menghindar agar tidak terlihat, jadi Sautamlah yang dipakai untuk melakukan pekerjaan itu.
.
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan Pemilik Pisau selalu menggunakan Sautam untuk mengerjakan semua pekerjaan sehari-harinya. Ia sudah terbiasa dan merasa nyaman jika pekerjaanya dilakukan oleh Sautam. Sedangkan si Sautih mulai berkarat di sana-sini dan mulai dilupakan oleh Pemilik Pisau.
Suatu hari si Pemilik Pisau punya hajat mengadakan pesta ulang tahun anaknya, ia memesan kue ulang tahun yang besar. Dari dalam lemari Sautih sudah memperhatikan dan merasa inilah tugas yang cocok dengan dirinya karena akan digunakan untuk memotong kue ulang tahun yang lezat, di tengah pesta, dilihat orang banyak dan dalam suatu acara yang terhormat. Sautih pun memposisikan dirinya agar terlihat jelas oleh si Pemilik Pisau dengan harapan dialah yang akan dipakai untuk memotong kue ulang tahun.
Ketika tiba saatnya acara pemotongan kue, Pemilik Pisau menuju ke lemari dan ia terkejut dengan adanya pisau lain di samping pisau yang sudah biasa ia pakai. Pisau yang berwarna putih dengan gagang logam yang sudah di penuhi karat bahkan sampai menutupi keindahan ornamenya. Si Pemilik Pisau lalu mengambilnya dan membuangnya ke tempat sampah karena sudah menjijikan dan tidak pantas ada di lemari kaca, itulah si Sautih yang dulu dibanggakan karena keindahanya kini tersingkir dan terbuang. Si Pemilik Pisau tetap menggunakan Sautam untuk melakukan pekerjaan yang terhormat ini. Sautam yang menyadari tugas dirinya sebagai pisau tidak pernah memilih-milih pekerjaan yang diberikan kepadanya, baik itu yang menyenangkan atau menyakitkan, susah maupun mudah ia kerjakan. Karena semakin sering digunakan maka ia semakin tajam, bersinar dan berwibawa.
.
Inilah kisah Sautam dan Sautih yang bisa saya ceritakan di sini. Kalau ada persamaan nama, kata, atau peristiwa, bukan lah sesuatu yang disengaja karena ini adalah cerita fiktif belaka. Namun demikian Admin berharap sobat Blogger bisa mengambil hikmah positif di balik cerita ini, diantaranya:

  • Lakukan tugas mu sesuai dengan profesinya masing-masing baik disaat menyenangkan maupun tidak menyenangkan.
  • Suatu keahlian yang sering digunakan maka akan semakin berkembang dan semakin mudah menyelesaikan suatu pekerjaan
  • Tetapi suatu keahlian yang jarang digunakan akan semakin tumpul dan tidak memberikan manfaat kepada orang lain.
  • Karena sabar dalam menghadapi cobaan maka berakhir pada kemuliaan dan kebahagiaan.
Mungkin Sobat Blogger bisa menambahkan sendiri hikmah di balik cerita ini. Sekian dari saya, salam Blogger....!

Friday, 24 April 2015

Tukang Sayur

Hello sobat blogger... jumpa lagi dengan saya Bujang Merana dan bagi yang baru berkunjung di blog ini saya ucapkan salam kenal dan selamat berkunjung di blog Cerita Sekitar Kita.
Kali ini saya akan menceritakan tentang Tukang Sayur berdasarkan pengalaman dan pengamatan.
.
Apa sih Tukang Sayur itu...?
Tentunya sudah tidak asing lagi bagi sobat blogger tentang pertanyaan di atas karena mereka banyak di sekitar kita. Tukang Sayur yaitu salah satu profesi seseorang dengan menjual beraneka ragam sayuran, misalnya kol, wortel, tomat, kentang, sawi putih, sawi hijau, timun, brokoli, kacang panjang, buncis, cabai, daun bawang, bawang merah, bawang putih, oyong, terong, slada, jagung, putren, kemangi, lenca, jamur dan yang lainya. Mereka menjual sayuran bagi yang partai besar dan menengah dengan membeli atau menyewa lapak di pasar sedangkan bagi yang partai kecil atau pengecer mereka menjualnya di kios, atau rumah masing-masing atau juga berkeliling menyusuri jalanan perumahan dengan menggunakan gerobak sayur yang sudah di disain khusus.
.
Apa sih suka dukanya Tukang Sayur...?
Profesi Tukang Sayur bukanlah suatu katagori profesi yang di cita-citakan oleh seseorang. Kalau kita menanyakan kepada anak-anak sekolah baik itu anak SD, SMTP atau SMU apa cita-cita mereka?, pasti mereka akan menjawab Profesor, Insinyur, Dokter, Pejabat, Guru, Artis dan jarang sekali atau bahkan tidak ada yang cita-citanya jadi Tukang Sayur, karena profesi yang satu ini berat untuk di jalani. Mereka harus bangun malam-malam untuk berbelanja ke pasar karena sehabis subuh barang dagangan harus sudah siap untuk dijual. Pembeli biasanya sudah pada berdatangan sehabis subuh untuk menyiapkan masakan untuk keluarganya yang akan beraktivitas atau bekerja di pagi hari. Semua dagangan diusahakan terjual di hari itu juga karena kalau tidak maka akan busuk dan tidak akan dapat dijual keesokan harinya kecuali jenis sayuran yang tahan beberapa hari.
.
Trik-Trik khusus menjadi Tukang Sayur
Ternyata untuk menjadi tukang sayur diperlukan keahlian khusus dalam membeli atau menjualnya. Banyak Tukang Sayur yang bangkrut gara-gara tidak menguasai cara-cara dalam berdagang dan hanya ikut-ikutan saja. Adapun hal-hal yang harus diperhatikan diantaranya sebagai berikut:

  • Pilihlah lokasi yang strategis yang padat penduduk, mudah dijangkau, ada akses jalan keluar masuk.
  • Kebersihan di tempat dan sekitar berjualan harus tetap dijaga.
  • Diusahakan semua item bisa terlihat oleh calon pembeli, segar dan bersih
  • Lengkapilah dengan menambahkan item pendukung, misalnya bumbu, lauk seperti ikan, ayam, daging dan buah-buahan.
  • Bersikap jujur dalam timbangan, ramah dan luwes kepada pembeli.
  • Selalu mengikuti harga pasar yang sewaktu-waktu bisa berubah.
Kalau kita memperhatikan hal-hal tersebut di atas maka akan selalu untung dan terhindar dari kerugian apalagi bangkrut. Sayuran merupakan kebutuhan pokok yang akan di cari oleh pembeli terutama kaum hawa setiap hari. Posisi Pedagang kalau bisa jeli mengamati fluktuasi naik turunya harga pasar di ibaratkan seperti " Gabus dalam Air " akan selalu di atas. Kalau harga naik maka ia akan naik dan kalau harga turun maka ia akan turun juga tetapi tetap di atas alias untung.  
.
Mungkin ini dulu yang bisa saya ceritakan kepada sobat blogger. Bagi anda yang tertarik menggeluti profesi Tukang Sayur saya sarankan untuk selalu ulet, sabar, dan jangan mudah menyerah. Ingatlah kegagalan bukan merupakan akhir, tetapi kegagalan adalah kekeliruan mengambil keputusan yang bisa kita perbaiki untuk menuju keberhasilan.
Sekian dari saya dan sampai jumpa di Cerita Sekitar Kita berikutnya.

Monday, 20 April 2015

Cara Servis Mesin Cuci ( Capasitor Rusak )

Bagi ibu-ibu rumah tangga mencuci tentunya sudah menjadi pekerjaan sehari-hari. Hampir semua yang bertempat tinggal di kota menggunakan Mesin Cuci sebagai alat bantu untuk mencuci. Karena disamping hemat waktu, hemat tenaga, juga praktis digunakan. Namun apa jadinya jika suatu saat Mesin Cuci kita mengalami gangguan kerusakan sehingga tidak bisa digunakan...?
.
Mesin Cuci beraneka ragam modelnya, ada yang satu tabung hanya untuk mencuci, ada juga yang 2 tabung yaitu + pengering. Namun di perumahan umumnya menggunakan Mesin Cuci yang 2 tabung, yaitu satu tabung untuk mencuci dan satunya untuk mengeringkan. Masing-masing tabung di gerakan oleh satu motor/dinamo. Dan masing-masing motor terdapat Capasitor sebagai syarat agar bisa bergerak bila dialiri arus listrik. Mengapa harus memakai Capasitor...?
.
Capasitor disini berfungsi sebagai 'hentakan' pertama dalam memutar motor/dinamo. Arus listrik akan mengalir ke Capasitor dan ketika melewati batas capasitas tertentu akan dialirkan ke motor karena untuk hentakan pertamanya motor memerlukan arus yang cukup besar. Makanya sering kita lihat ketika motor/dinamo yang mempunyai daya besar 250wt atau lebih, lampu di rumah kita redup lalu terang lagi.
.
Video yang akan saya sajikan disini adalah mengulas tentang cara memperbaiki sendiri salah satu dari kerusakan Mesin Cuci yang disebabkan oleh Capasitor mempunyai ciri-ciri kerusakan sebagai berikut:
- Ketika dinyalakan mesin tidak mau jalan tapi terdengar bunyi dengung
- Motor/Dinamo akan berputar bila dihentakan terlebih dahulu dengan tangan.
Untuk lebih jelasnya mari kita lihat videonya
Cara Servis Mesin Cuci


Nah bagaimana sobat Blogger, cukup mudah bukan...? Barangkali sobat Blogger ada yang mengalami kerusakan Mesin Cuci dengan ciri-ciri seperti di atas, servis aja sendiri asal teliti dan hati-hati, pasti bisa.
Jangan lupa cabut steker/colokan mesin cuci yang ke stop kontak, bila membuka tutup belakangnya...!! 



  

Wednesday, 15 April 2015

SAWERAN ( Cerita & Video )

Apakah Saweran itu...?
Saweran disini yaitu suatu tradisi ungkapan rasa bersyukur atas suatu kebahagiaan karena telah mendapatkan sesuatu yang membahagiakan.Apakah itu...? Yaitu karena sudah bisa membeli kendaraan, sudah bisa membeli rumah, sudah sembuh dari penyakit berat yang di deritanya, anaknya sudah bisa berjalan, pulang dari haji dan lain sebagainya.

Berbentuk Apa Saweran itu...? 
Saweran biasanya berbentuk pecahan uang logam Rp.500,-an, atau Rp.1000,-an yang jumlahnya bisa nyampai Rp.100rb dicampur dengan permen dan beras kuning, yaitu beras yang sudah di beri warna kuning dengan memakai kunyit di taruh dalam sebuah wadah bisa mangkok plastik, atau baskom.
  
Bagaimana Teknis Pelaksanaan Saweran...? 
Sebenarnya tidak ada teknis pelaksanaan khusus dalam saweran ini, namun biasanya dari pihak orang yang akan melaksanakan saweran akan memberitahu kepada tetangga sekitarnya. Misalnya " Ibu-ibu nanti sekitar jam 2 siang saya akan saweran, karena si Dede sudah bisa jalan ". Pesan itu kemudian menyebar dari mulut ke mulut, sampai pada waktu yang ditentukan orang-orang sudah pada berkumpul. Pesertanya biasanya wanita dan anak-anak.

Contoh Video Saweran   
Berikut ini saya tampilkan video saweran ungkapan rasa syukur karena anaknya sudah bisa berjalan


Nah Lucu dan Gokil bukan....!