Thursday, 4 September 2014

Orang Budeg Naik Motor

Cerita ini terjadi ketika aku membonceng temanku dengan memakai sepeda motor. Temanku itu orangnya rada budeg dikit alias 'budi'. Kami berdua menyusuri jalanan yang lumayan ramai di siang hari, tapi walaupun ramai temanku menjalankan sepeda motornya dengan sangat santai dan agak ke tengah-tengah jalan. Kontan saja kendaraan-kendaraan yang di belakangnya pada membunyikan tlakson mereka, hingga terlihat seperti iring-iringan karnaval.
Betapa terkejutnya aku ketika si budi itu berkata padaku "Siang-siang gini jalanan sepi amat sich, kendaraan pada kemana ya..."
Kontan saja tawaku meledak, ku tepuk punggungnya dan ku katakan dengan keras ke telinganya "tuch kendaraan antri sepanjang 100 meter di belakang loe...!"
Si Budi nengok ke belakang dan dilihatnya banyak kendaraan di belakangnya. Motor si Budi emang ga ada spionnya. Akhirnya dia meminggirkan motornya ke sebelah kiri jalan. Tentu saja sumpah serapah kami dapatkan dari pengguna kendaraan yang kesal karena perjalananya tertahan motor si Budi.

No comments: